BREBES – Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Haryanto, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Pemilihan Duta Anti Narkoba yang diselenggarakan Polres Brebes. Ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni, melainkan mampu menghadirkan peran nyata dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurut Haryanto, ancaman narkoba saat ini telah menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan usia produktif. Oleh karena itu, Duta Anti Narkoba diharapkan menjadi ujung tombak edukasi dan pencegahan di lingkungan sekolah, kampus, serta masyarakat.

“Duta Anti Narkoba harus turun langsung ke masyarakat, menyuarakan bahaya narkoba, dan menjadi teladan bagi generasi muda,” ujar Haryanto.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga mendorong adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, baik melalui program, anggaran, maupun pendampingan, agar peran para duta dapat berjalan optimal dan berkesinambungan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, mengapresiasi langkah Polres Brebes dalam menggelar Pemilihan Duta Anti Narkoba. Menurutnya, ajang tersebut harus menjadi bagian dari upaya konkret dan berkelanjutan dalam membendung ancaman narkoba di wilayah Kabupaten Brebes.

“Para Duta Anti Narkoba diharapkan tidak hanya menyandang gelar, tetapi aktif mengedukasi dan menggerakkan lingkungan sekitarnya,” ungkap Tahroni.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menambahkan, peredaran narkoba saat ini semakin kompleks dengan sasaran utama usia produktif dan pelajar. Ia menegaskan bahwa pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, dan Duta Anti Narkoba diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Sebagai informasi, Pemilihan Duta Anti Narkoba Polres Brebes Tahun 2026, dalam ajang Grand Final yang digelar di Gedung Islamic Center Brebes, pada Sabtu (10/1/26) malam, terpilih Syifa Aulia Rina sebagai juara 1, setelah sebelumnya para finalis melalui proses seleksi dan karantina yang cukup ketat.