DPRD Kabupaten Brebes mengaku turut bangga dan bahagia dengan dibagikannya Becak Listrik dari

Presiden Prabowo kepada para Pembecak Lansia di Kabupaten Brebes, di Pendopo Brebes, Sabtu (6/12/2025).

"Becak listrik ini diberikan kepada Pembecak yang usianya di atas 60 tahun," terang Anggota DPRD Brebes Nur Endro yang turut menyaksikan pembagian becak listrik. 

Nur Endro berharap Becak Listrik ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan dijaga. Nur Endro juga atas nama rakyat berterima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah menaruh perhatian penuh kepada rakyat. Mudah-mudahan diberikan kesehatan, panjang umur dan selalu sukses bersama rakyat.

Becak Listrik dibagikan Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nanik S Deyang didampingi Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma dan Wakil Bupati Brebes Wurja serta Ketua DPRD Brebes Mokhammad Taufiq. Sebanyak 100 Becak Listrik diberikan kepada Tukang Becak di 17 Kecamatan di Kabupaten Brebes. Becak senilai Rp22 juta itu diberikan secara cuma-cuma alias gratis. 

Pembagian becak listrik dilatarbelakangi Presiden Prabowo yang tak tega ketika melihat tukang becak usia renta masih mengayuh becak untuk mencari nafkah. Wujud empati, presiden memberikan hadiah becak listrik melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) kepada 100 pembecak di Kabupaten Brebes yang sebagian besar berusia senja.

"Ini bukan hanya bentuk perhatian, tetapi juga langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya para pembecak yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah. Becak listrik ini akan meringankan beban tenaga, menambah efisiensi kerja, sekaligus menjadi simbol modernisasi transportasi rakyat yang ramah lingkungan," ucap Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Mitha mengatakan, Pemkab Brebes telah berupaya maksimal memfasilitasi proses pendistribusian, mulai dari penurunan becak hingga pelatihan penggunaan becak listrik. Semua ini dilakukan agar para penerima bisa langsung memanfaatkan bantuan ini dengan aman dan optimal.

"Kepada bapak-bapak penerima bantuan, saya berharap becak listrik ini dijaga, dirawat, dan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Jadikan bantuan ini sebagai semangat baru untuk bekerja lebih nyaman dan lebih produktif," katanya.

Lanjut Mitha, mulai tahun depan Pemkab Brebes juga akan menanggung penuh asuransi jiwa untuk ratusan ribu petani, ribuan nelayan, Linmas termasuk tukang becak melalui program jaminan jiwa secara gratis.

Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S Deyang menyampaikan, becak listrik memang hadiah dari Presiden Prabowo, karena presiden tidak ingin lagi melihat ada warganya yang mencari nafkah dengan menganyuh becak, sudah tua masih bekerja keras.

"Pak Prabowo tidak ingin ada warga yang ngontel dan ngos-ngosan mencari uang. Jadi yang hari ini belum dapat, insyallah kami susulkan supaya tahun depan banyak lagi yang mendapat becak listrik," jelasnya.

Nanik berpesan, agar para penerima becak listrik dapat menjaganya dengan baik dan tidak dijual, karena hadiah pemberian dari presiden dan mohon pemerintah daerah juga memperhatikan.

"Saya titip kepada ibu dan wakil bupati, dinas-dinas terkait sama-sama menjaga dan memberikan regulasi operasi becak listrik, ini juga bisa dijadikan becak wisata untuk menambah penghasilan," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu penerima becak listrik asal Bumiayu Slamet (82) tahun merasa terharu. Dia sudah menjalani profesinya selama kurang lebih 50 tahun.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Prabowo, ini saya dikasih modal. Saya masih menjadi pembecak karena memang untuk mencukupi kebutuhan keluarga, setelah menerima becak listrik saya tidak akan terlalu cape," pungkasnya.