SOLO – Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes monitoring pelaksanaan pelayanan jamaah calon haji (calhaj) Asal Brebes di Asrama Haji Donohudan, Solo, Kamis (23/4/ 2026). 

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar serta pelayanan kepada jamaah optimal.

Saat pemantauan, tercatat data, sebanyak 358 jamaah calon haji Kloter 6, diberangkatkan melalui Bandara Adi Soemarmo. Dari jumlah tersebut, jamaah perempuan sebanyak 207 orang dan laki-laki 151 orang. Mayoritas jamaah berusia di bawah 60 tahun sebanyak 240 orang, sementara jamaah lanjut usia tercatat 119 orang.

Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Ferri Anggrianto, menyampaikan bahwa secara umum pelayanan dari dinas terkait sudah berjalan maksimal dan responsif dalam melayani jamaah sejak keberangkatan dari Brebes hingga tiba di Donohudan.

“Untuk monitoring haji kali ini kami rasa untuk teman-teman dinas terkait yang mengawal calon jamaah haji sampai ke Donohudan itu saya kira sudah maksimal dan mereka sangat tanggap sekali dalam melayani Bapak Ibu jamaah calon haji Brebes yang ke Solo di Donohudan,” ujar Ferri.

Ia juga menilai tim pendamping haji, baik di dalam negeri maupun yang bertugas hingga ke Tanah Suci, bekerja dengan sigap dalam menangani berbagai kendala di lapangan.

“Tim pendamping haji yang mendampingi ke tanah suci Mekkah juga kelihatannya sigap semuanya dan alhamdulillah kemarin bisa dilihat semuanya bisa dikendalikan dan bisa menangani permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga semua masalah bisa tertangani,” lanjutnya.

Meski demikian, terdapat tiga jamaah yang harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, termasuk Chronic Kidney Disease (CKD) atau gagal ginjal kronis serta gangguan jantung. Petugas kesehatan terus melakukan pemantauan intensif terhadap jamaah dengan risiko tinggi.

Petugas TPHD Kloter 6, Afaf Najibah, menegaskan bahwa pihaknya memastikan seluruh jamaah mendapatkan pendampingan maksimal selama proses keberangkatan.

“Kami memastikan seluruh jamaah mendapatkan pendampingan maksimal. Untuk yang mengalami kondisi medis seperti CKD dan gangguan jantung, kami lakukan observasi intensif dan koordinasi dengan tim kesehatan agar tetap aman selama proses keberangkatan,” ujarnya.

Ferri menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, termasuk tenaga kesehatan dari Puskesmas, turut mendukung kelancaran pelayanan. Ia pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petugas.

“Dan kami yakin bahwa haji tahun ini lancar dan maksimal dan kami ucapkan terima kasih kepada petugas-petugas yang dari dinas terkait di Kabupaten Brebes yang menangani tentang haji. Alhamdulillah banyak dari Puskesmas juga, dari Dinas Kesehatan, banyak yang turun tangan maksimal dan kami ucapkan terima kasih atas dedikasinya, pelayanannya yang paripurna sehingga jamaah calon haji merasa nyaman,” ungkapnya.

Selain itu, proses keberangkatan tahun ini dinilai semakin efisien dengan penerapan skema Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo. Melalui sistem ini, seluruh proses imigrasi Arab Saudi diselesaikan di tanah air, sehingga setibanya di Jeddah atau Madinah jamaah tidak perlu antre dan dapat langsung menuju transportasi menuju hotel.

Di lapangan, Komisi IV DPRD Brebes juga mencermati pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya antara petugas kesehatan, pendamping haji, dan pihak embarkasi. Koordinasi yang intensif dinilai menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala, terutama bagi jamaah dengan kondisi kesehatan khusus agar tetap mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

Selain itu, Komisi IV mendorong agar kualitas pelayanan yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Evaluasi berkala terhadap sistem pelayanan, kesiapan petugas, serta dukungan fasilitas diharapkan mampu semakin menyempurnakan penyelenggaraan ibadah haji, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Secara keseluruhan, Komisi IV DPRD Brebes menilai pelaksanaan haji tahun ini berjalan tertib dengan pelayanan yang baik dan koordinasi yang solid antarpetugas. Hal ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan haji di tahun mendatang.