DPRD Brebes Apresiasi Program Nikah Gratis, Diharapkan Tekan Angka Perceraian
Publikasi : 15 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes dan BAZNAS Kabupaten Brebes menggelar kegiatan sosial berupa nikah gratis bagi 12 pasangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Brebes, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, serta sejumlah stakeholder terkait.
DPRD Kabupaten Brebes dalam kegiatan tersebut dihadiri H Haryanto, anggota Komisi III dari Fraksi PKB.
H Haryanto mengapresiasi program nikah gratis yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Kementerian Agama dan BAZNAS.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan atau kendala dalam melaksanakan pernikahan.
“Kami dari DPRD Kabupaten Brebes sangat mengapresiasi program nikah gratis ini. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama membantu warga yang memiliki kendala untuk melaksanakan pernikahan,” kata Haryanto.
Ia berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada terlaksananya akad nikah, tetapi juga menjadi awal bagi terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
“Harapan kami, 12 pasangan ini bisa membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Jangan hanya memikirkan bagaimana melaksanakan pernikahan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana menjaga rumah tangga setelah pernikahan,” ujarnya.
Haryanto menambahkan, program semacam ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam menekan tingginya angka perceraian di Kabupaten Brebes. Menurutnya, pembinaan keluarga dan penguatan ketahanan rumah tangga perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Perceraian di Kabupaten Brebes masih menjadi perhatian. Karena itu, kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dibarengi dengan edukasi serta pembinaan kepada pasangan, sehingga mereka benar-benar siap menjalani kehidupan berumah tangga,” pungkasnya.
Wakil Bupati Brebes Wurja, SE menyampaikan bahwa kegiatan nikah gratis merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi pasangan yang menghadapi kendala dalam melaksanakan pernikahan.
“Ini merupakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang akan melaksanakan akad nikah. Hari ini ada 12 pasangan yang kita nikahkan secara gratis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Wurja.
Menurutnya, pernikahan bukan sekadar prosesi administratif maupun seremonial, tetapi menjadi awal bagi pasangan untuk membangun kehidupan keluarga yang baik dan harmonis.
Wurja juga mengingatkan para pasangan agar menjaga keutuhan rumah tangga dan tidak mudah mengambil keputusan untuk bercerai. Pesan tersebut disampaikan mengingat angka perceraian di Kabupaten Brebes masih menjadi perhatian.
“Kami berharap setelah dinikahkan, 12 pasangan ini dapat membangun keluarga yang baik, harmonis, dan saling menjaga. Jangan sampai perjalanan rumah tangga berakhir pada perceraian. Ini bukan hanya pesan untuk 12 pasangan hari ini, tetapi juga untuk seluruh masyarakat,” tegasnya.
Selain pelaksanaan nikah gratis, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan modal usaha kepada penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi masyarakat.
Penulis Artikel : Penulis: Nanda Naufal , Editor: Wasdiun



