DPRD Brebes Dukung Penanganan Sampah Melalui Program BESTIE dan Polisi Peduli Sampah

Publikasi : 21 Mei 2026 | 15:06 WIB

DPRD Brebes Dukung Penanganan Sampah Melalui Program BESTIE dan Polisi Peduli Sampah

Brebes — DPRD Kabupaten Brebes menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Brebes dalam percepatan penanganan persoalan sampah melalui Penandatanganan Komitmen Bersama dan Launching Balai Edukasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi (BESTIE) serta Program Polisi Peduli Sampah. Launching berlangsung di Pendopo Brebes, Kamis (21/5/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Brebes Moh Faezal Atamimi SH bersama jajaran Forkopimda, kepala OPD, dan unsur terkait lainnya menandatangani komitmen bersama.

Mas Tami, demikian sapaan akrabnya, mendukung penuh program penanganan sampah yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Brebes melalui BESTIE dan Polisi Peduli Sampah.

Menurutnya, Komisi III DPRD Kabupaten Brebes sebagai mitra kerja Dinas Lingkungan Hidup siap mendukung berbagai program pengelolaan sampah demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

“Kami sangat mendukung program komitmen bersama, launching BESTIE, dan Program Polisi Peduli Sampah ini," ucap Mas Tami. 

Harapannya Kabupaten Brebes semakin baik, semakin maju, semakin bersih, dan persoalan sampah dapat teratasi. 

 

 

DPRD Kabupaten Brebes berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, dan masyarakat dapat mempercepat penanganan persoalan sampah serta mewujudkan Kabupaten Brebes yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Brebes saat ini menghadapi kondisi darurat sampah dengan timbunan mencapai sekitar 1,3 ribu ton per hari sehingga membutuhkan langkah cepat, konkret, dan kolaboratif dari seluruh pihak.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Brebes, mulai dari penguatan TPS 3R, pembangunan TPST, kerja sama pengelolaan sampah menjadi energi listrik, hingga pengembangan teknologi pengolahan sampah modern.

“Penandatanganan komitmen bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk kesungguhan kita semua untuk bergerak bersama menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Brebes,” ujar Bupati Brebes.

Bupati juga menjelaskan rencana kerja sama dengan PT Tohaan dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah modern berbasis sistem autotermik yang mampu mengolah sampah basah maupun kering serta menghasilkan energi listrik.

Sebagai tahap awal, akan dilakukan uji coba selama dua bulan sebelum nantinya ditempatkan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Brebes. Pemerintah daerah juga meminta setiap kecamatan menyiapkan lahan milik pemerintah daerah guna mendukung operasional pengolahan sampah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Mochamad Sodiq menyampaikan bahwa dari total timbunan sampah harian sekitar 1,3 ribu ton, masih terdapat sekitar 538 ton sampah yang belum tertangani secara optimal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes telah menjalankan berbagai program strategis, di antaranya kerja sama regional pengelolaan sampah menjadi energi listrik bersama Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, pengusulan program RDF, pembangunan TPST, serta penguatan TPS 3R yang saat ini telah mampu mengelola sekitar 127,5 ton sampah per hari.

Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing.

“Permasalahan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Sampah harus menjadi tanggung jawab bersama,” pungkas Sodiq.


Penulis Artikel : Penulis: Nanda Naufal , Editor: Wasdiun

Bagikan :

Komentar Anda
  • Cuaca di Brebes
BREBES CUACA
  • Instansi terkait
Survey Kepuasan
Permohonan Kunjungan