DPRD Brebes: Sinok Sitong Harus Jadi Penggerak Pariwisata

Publikasi : 29 Juni 2026 | 14:56 WIB

DPRD Brebes: Sinok Sitong Harus Jadi Penggerak Pariwisata

BREBES – Malam puncak Grand Final Pemilihan Sinok Sitong Duta Wisata Kabupaten Brebes Tahun 2026 berlangsung meriah di Alun-alun Brebes dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan 20 finalis terbaik, yang terdiri dari 10 Sinok dan 10 Sitong, dalam ajang bergengsi yang menjadi wadah lahirnya generasi muda sebagai wajah pariwisata Kabupaten Brebes.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono dan Nafisatul Choeriyah. Mereka memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Brebes.

Ajang Sinok Sitong dinilai bukan sekadar kompetisi penampilan, tetapi juga ruang pembinaan bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitas, wawasan, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pengembangan sektor pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan promosi potensi unggulan daerah.

Anggota DPRD Brebes, Pamor Wicaksono, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Sinok Sitong yang dinilai terus mengalami perkembangan positif dari tahun ke tahun. Menurutnya, ajang tersebut memiliki peran strategis dalam melahirkan duta wisata muda yang mampu menjadi representasi terbaik Kabupaten Brebes.

“Sinok Sitong ini bagus, mengalami progresivitas. Tinggal dipertajam lagi terhadap pemahaman sejarah Kabupaten Brebes,” ujar Pamor.

Pamor menegaskan bahwa para duta wisata yang terpilih harus memiliki rasa handarbeni terhadap daerah serta semangat untuk ikut bertanggung jawab dalam memajukan Kabupaten Brebes, khususnya di sektor budaya dan pariwisata.

“Harapan saya dari lembaga legislatif, para duta wisata Kabupaten Brebes ini bisa bekerja sebaik-baiknya, mempunyai jiwa rumangsa melu handarbeni, mulat sarira hangrasa wani. Dalam artian merasa ikut memiliki Kabupaten Brebes, merasa ikut bertanggung jawab, dan mawas diri tentunya,” lanjutnya.

Ia juga menilai Kabupaten Brebes memiliki banyak potensi wisata yang masih bisa dieksplorasi dan dipromosikan lebih luas.

“Brebes begitu luas dan masih banyak destinasi wisata yang bisa dieksplor dan digemakan kepada dunia luar. Mudah-mudahan event ini bukan sekadar seremonial belaka, tapi menjadi wujud nyata putra-putri terbaik Kabupaten Brebes untuk memajukan daerah,” tambahnya.

Pamor turut menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor budaya dan pariwisata.

“Dan harus bersinergi semuanya untuk mengawal konsep Brebes Beres agar mampu benar-benar dirasakan masyarakat, baik dari segmen budaya maupun wisata,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membawa potensi Brebes semakin dikenal luas.

“Pariwisata Brebes membutuhkan sentuhan anak muda yang kreatif dan berani mencoba hal baru. Sinok dan Sitong yang terpilih saya harapkan mampu menjadi wajah yang ramah, suara yang jujur, dan energi yang menggerakkan. Jadilah penghubung antara kekayaan lokal dengan dunia yang lebih luas,” ujar Bupati.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes, Fajar Adhi Widiarso, menegaskan bahwa duta wisata masa kini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital.
“Duta Wisata zaman sekarang bebannya lebih besar. Mereka harus mampu menjadi influencer yang mengenalkan Brebes kepada masyarakat luas melalui konten-konten kreatif dan positif,” ungkapnya.

Suasana grand final berlangsung semarak dengan sorak sorai para pendukung yang mengiringi setiap penampilan finalis. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya, mulai dari public speaking, wawasan kepariwisataan, hingga penampilan panggung di hadapan dewan juri dan masyarakat.

Adapun Juara I Sinok Sitong 2026 diraih oleh:

* Sinok: Almira Dwi Nafisa
* Sitong: Shidqii Arjuwaan Majiid

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes juga melaunching Mahkota Widya Kusuma untuk Sinok terpilih serta Keris dan Blangkon untuk Sitong terpilih sebagai simbol identitas budaya daerah.

Acara semakin meriah dengan penampilan Fadol dari Comic 8 dan Afifah KDI yang berhasil menghibur masyarakat.

Terpilihnya Sinok dan Sitong 2026 diharapkan mampu menjadi ujung tombak promosi pariwisata Kabupaten Brebes, mulai dari destinasi wisata, budaya, kuliner khas, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Melalui kolaborasi seluruh pihak, DPRD Brebes optimistis sektor pariwisata daerah akan semakin maju, berdaya saing, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.


Penulis Artikel : Penulis: Amanda  , Editor: Wasdiun

Bagikan :

Komentar Anda
  • Cuaca di Brebes
BREBES CUACA
  • Instansi terkait
Survey Kepuasan
Permohonan Kunjungan