Komisi III Dorong Pengelolaan Sampah Program MBG Secara Terpadu

Publikasi : 31 Juli 2026 | 13:18 WIB

Komisi III  Dorong Pengelolaan Sampah Program MBG Secara Terpadu

Brebes – Komisi III DPRD Kabupaten Brebes menerima audiensi Forum Mitra Gizi (Formagi) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab Brebes dan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Brebes di Ruang Komisi III DPRD Brebes, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya pengelolaan sampah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara terpadu dan berkelanjutan.

Wakil Ketua Formagi Kabupaten Brebes, Untung Surodi, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun sampah rumah tangga perlu dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berharap pengelolaan sampah dari Program MBG dapat dilaksanakan secara optimal sehingga mendukung keberlanjutan program serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Brebes, Mafrukhi, mengapresiasi perhatian berbagai pihak terhadap aspek lingkungan dalam pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih produktif dan bernilai ekonomi.

“Program ini memiliki manfaat yang luas, termasuk mendorong pengelolaan sampah yang dapat dilakukan secara lebih produktif dan berkelanjutan,” kata Mafrukhi.

Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Brebes, Arya Dewa Nugraha, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 226 mitra resmi dengan 203 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Brebes. Berdasarkan hasil evaluasi, setiap dapur menghasilkan sekitar 100 kilogram sampah per hari yang terdiri atas limbah organik dan anorganik.

Ia menjelaskan, sebagian besar limbah organik berasal dari food loss seperti cangkang telur dan kulit buah, sedangkan sebagian lainnya merupakan food waste atau sisa makanan. Limbah organik tersebut telah dimanfaatkan melalui budidaya maggot, sektor pertanian, dan perikanan sebagai bagian dari upaya pengelolaan yang berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Brebes, M Sodik, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sistem pengelolaan sampah terpadu. Menurutnya, pengelolaan limbah MBG yang dipadukan dengan pengolahan sampah rumah tangga berpotensi mengurangi beban lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara DPRD Kabupaten Brebes, pemerintah daerah, BGN, dan Formagi, diharapkan pengelolaan sampah dari Program MBG dapat berjalan secara optimal, mendukung kebersihan lingkungan, serta menjadi bagian dari pengembangan ekonomi sirkular di Kabupaten Brebes.


Penulis Artikel : Penulis : Amanda ; Editor : Wasdiun

Bagikan :

Komentar Anda
  • Cuaca di Brebes
BREBES CUACA
  • Instansi terkait
Survey Kepuasan
Permohonan Kunjungan