Pamor: Hai Kaum Muda Jadilah Agen Perubahan
Publikasi : 05 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brebes - Generasi muda didorong untuk menjadi agen perubahan di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi yang melaju pesat. Untuk itu jadilah produsen, jangan konsumen.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono dalam dialog interaktif Moci Bareng Karo Uwane (MBKU) yang disiarkan live Radio TOP FM Bumiayu, Senin (4/5/2026).
Pamor jugabmengingatkan pentingnya menjaga identitas dan budaya bangsa. Menurutnya, generasi muda tidak boleh melupakan jati diri di tengah perkembangan zaman.
“Kita harus menjadi agen perubahan sekaligus pelestari budaya Indonesia,” tandas Pamor.
Dalam MBKU yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Menghadapi Globalisasi dan Modernisasi” ini menghadirkan narasumber juga Sekertaris Komisi 1 DPRD Brebes Heri Fitriansya dan Nur Bintang.
Para narasumber sepakat bahwa generasi muda saat ini berada pada posisi strategis. Di satu sisi, globalisasi membuka peluang luas melalui kemajuan teknologi dan akses informasi. Namun di sisi lain, tantangan juga semakin kompleks, terutama terkait pengaruh budaya luar dan derasnya arus informasi digital.
Heri Fitriansyah menegaskan bahwa globalisasi dan modernisasi bukan untuk dihindari. “Justru harus dihadapi dengan kolaborasi dan keseimbangan agar memberikan dampak positif,” ujar Heri.
Nur Bintang menambahkan, peran keluarga juga tidak kalah penting dalam menghadapi era modernisasi. Orang tua, kata dia, perlu melek teknologi agar dapat membimbing generasi muda. “Modernisasi harus dimanfaatkan untuk hal positif, termasuk dalam bersosialisasi di media sosial,” ungkap Bintang.
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, juga ditekankan pentingnya literasi digital dan penguatan karakter sebagai bekal utama generasi muda. Selain itu, dukungan dari pemerintah dan masyarakat dinilai sangat diperlukan agar potensi anak muda dapat berkembang secara optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa.
Penulis Artikel : Penulis: Amanda , Editor: Wasdiun



